Tohari Servis Elektronika

Menerima segala macam servis Elektronika dan Elektrik seperti Radio, TV, Monitor, Pemancar FM, VCD Player, DVD Player, Magic jar/com, Sterika, Kipas angin, Dinamo dll. Yang beralamat di Dusun Wonosari Desa Sekarbagus - Kecamatan Sugio - Kabupaten Lamongan - Jawa Timur - Indonesia. Menerima Servis Panggilan +623188102539

JENIS-JENIS SISTEM TELEVISI

Sistem pemancar televisi yang kita kenal di antaranya:

  1. NTSC (National Television System Committee)
  2. PAL (Phases Alternating Line)
  3. SECAM (Sequential Couleur a Memorie)
  4. PALB

NTSC digunakan di Amerika Serikat, sistem PAL di gunakan di Inggris, sistem SECAM digunakan di Perancis. Sementara itu, Indonesia sendiri menggunakan sistem PALB. Hal yang membedakan sistem tersebut adalah format gambar, jarak frekuensi pembawa dan pembawa suara.

Sistem Televisi Dasar di Dunia

Bagian - Bagian TV

Rangkaian Catu Daya (Power Supply)

Rangkaian berfungsi untuk mengubah arus AC menjadi DC yang selanjutnya didistribusikan ke seluruh rangkaian. Rangkaian catu daya dibatasi oleh garis putih pada PCB dan daerah di dalam kotak merah. Daerah di dalam garis putih adalah rangkaian input yang merupakan daerah tegangan tinggi (live area). Sementara itu, daerah di dalam kotak merah adalah output catu daya yang selanjutnya mendistribusikan tegangan DC ke seluruh rangkaian TV.



Rangkaian Penala (Tuner)

Rangkaian ini terdiri dari penguat frekuensi tinggi ( penguat HF ), pencampur (mixer), dan osilator lokal. Rangkaian penala berfungsi untuk menerima sinyal masuk (gelombang TV) dari antena dan mengubahnya menjadi sinyal frekuensi IF.



Rangkaian penguat IF (Intermediate Frequency)

Rangkaian ini berfungsi sebagai penguat sinyal hingga 1.000 kali. Sinyal output yang dihasilkan penala (tuner) merupakan sinyal yang lemah dan yang sangat tergantung pada pada sinyal pemancar, posisi penerima, dan bentang bentang alam. Rangkaian ini juga berguna untuk membuang gelombang lain yang tidak dibutuhkan dan meredam interferensi pelayanan gelombang pembawa suara yang mengganggu gambar.


Rangkaian Detektor Video

Rangkaian ini berfungsi sebagai pendeteksi sinyal video komposit yang keluar dari penguat IF gambar. Selain itu, rangkaian ini berfungsi pula sebagai peredam seluruh sinyal yang mengganggu karena apabila ada sinyal lain yang masuk akan mengakibatkan buruknya kualitas gambar. Salah satu sinyal yang di redam adalah sinyal suara.

Rangkaian Penguat Video

Rangkaian ini berfungsi sebagai penguat sinyal luminan yang berasal dari deteltor video sehingga dapat menjalankan layar kaca atau CRT (catode ray tube). Didalam rangkaian penguat video terdapat pula rangkaian ABL (automatic brightness level) atau pengatur kuat cahaya otomatis yang berfungsi untuk melindungi rangkaian tegangan tinggi dari tegangan muatan lebih yang disebabkan oleh kuat cahaya pada layar kaca.

Rangkaian AGC (Automatic Gain Control)

Rangkaian AGC berfungsi untuk mengatur penguatan input secara otomatis. Rangkaian ini akan menstabilkan sendiri input sinyal televisi yang berubah-ubah sehingga output yang dihasilkan menjadi konstan.

Rangkaian Defleksi Sinkronisasi

Rangkaian ini terdiri dari empat blok, yaitu rangkaian sinkronisasi, rangkaian defleksi vertikal, rangkaian defleksi horizontal, dan rangkaian pembangkit tegangan tinggi.

Rangkaian Audio

Suara yang kita dengar adalah hasil kerja dari rangkaian ini, sinyal pembawa IF suara akan dideteksi oleh modulator frekuensi (FM). Sebelumnya, sinyal ini dipisahkan dari sinyal pembawa gambar.



Osilator FM (88-108 MHz) dan Rangkian Booster

SWR Meter & Power Meter

Pada saluran transmisi yang tidak match selain gelombang datang mengalir pula gelombang pantul. Gelombang datang arahnya dari sumber ke beban (dari pemancar ke antena) sedangkan gelombang pantul dari arah yang sebaliknya (dari antena ke pemancar). Untuk mengukur daya gelombang-gelombang tersebut diperlukan Power Meter. Biasanya pada Power Meter terdapat dua skala, satu untuk daya datang dan satu lagi untuk daya pantul, skala untuk daya pantul lebih kecil dari skala daya datang.

SWR Meter (Standing Wave Ratio Meter – pengukur perbandingan gelombang tegak) digunakan untuk mengukur perbandingan gelombang datang dan gelombang pantul. Dengan kata lain SWR Meter digunakan untuk mengukur seberapa match sebuah sumber dengan beban. Prinsip kerja SWR Meter didasari Power Meter. Jika pada suatu pengukuran hanya terdapat Power Meter maka SWR dapat dihitung dari daya datang (Pf) dan daya pantul (Pr) dengan rumus sebagai berikut :

SWR = (ÖPf + ÖPr)/(ÖPf - ÖPr)

Dari rumus tersebut, pada keadaan match (Pr = 0) akan didapatkan SWR = 1. Untuk keadaan yang tidak match akan didapatkan SWR > 1. Untuk keadaan yang paling buruk dimana semua daya datang dipantulkan kembali (Pf = Pr) akan didapatkan SWR = tak hingga.

Dummy Load

Agar daya bisa dipancarkan semaksimal mungkin, impedansi output dari penguat daya tingkat akhir harus sama dengan impedansi karakteristik saluran transmisi dan impedansi dari antena. Untuk itu diperlukan penalaan pada matching network untuk menyamakan impedansi.

Impedansi dari antena sangat tergantung pada frekuensi. Sedangkan impendasi dari saluran transmisi sama dengan impedansi karakteristik saluran jika panjang saluran transmisi tersebut adalah tak terhingga. Sehingga antena dan saluran transmisi tidak dapat dipakai sebagai acuan untuk menala matching network. Sebagai gantinya diperlukan sebuah beban yang diketahui impedansinya dengan pasti sebagai acuan (Dummy Load), yang harus bebas dari pengaruh frekuensi dan dapat menangani pembuangan daya yang besar (merubah semua daya datang menjadi panas). Impedansi Dummy Load biasanya 50 atau 75 Ohm. Induktor dan kapasitor adalah komponen yang memiliki impedansi yang tergantung frekuensi. Resistor murni tidak terpengaruh frekuensi, meskipun pada kenyataannya resistor tidak hanya bersifat resistif tetapi mempunyai sifat induktif dan kapasitif parasit meskipun kecil.

Dummy Load dapat dibuat sendiri dengan memasang paralel beberapa resistor sehingga didapatkan resistansi dan daya yang diinginkan. Resistor karbon dan resistor film mempunyai induktor parasit yang minimal sehingga banyak dipakai untuk membuat dummy load. Resistor karbon harganya lebih murah dan bisa didapatkan dengan daya lebih besar dibandingkan resistor film.

Memparalelkan beberapa resistor, selain untuk mendapatkan daya besar, dimaksud pula memperkecil induktansi liar dari resistor-resistor tersebut. Sebagai contoh dapat dipakai resistor karbon 300 Ohm / 2 Watt sebayak 6 biji yang dibubungkan secara paralel, untuk mendapatkan Dummy Load dengan daya 12 Watt dan impedansi 50 Ohm (gambar 1).

Gambar 1. Skema Dummy Load

Frekuensi Counter

Frekuensi Counter adalah sebuah alat untuk mengetahui besarnya frekuensi dari sebuah sinyal. Frekuensi Counter sifatnya hanya tambahan dan dapat digantikan dengan radio penerima biasa. Untuk hasil yang lebih baik dapat dipakai radio dengan tuning digital.

Pemancar FM 12 Watt

Pemancar FM yang dibahas pada artikel ini adalah modifikasi dari rangkaian Pemancar FM yang ada di pasaran (tipe S-083 dari Saturn). Rangkaian S-083 hanya menghasilkan daya kurang lebih 1 Watt. Dengan sedikit modifikasi, penyederhanaan dan penambahan booster akan didapatkan daya akhir 12 Watt. Rangkaian S-083 terdiri atas 3 bagian, yaknik bagian osilator, Penyangga tingkat pertama (Buffer 1) dan Penyangga tingkat kedua (buffer 2), lihat di Gambar 2 (Komponen yang diberi tanda * adalah bagian yang dimodifikasi ).

Setelah dicoba, osilator S-083 hasilnya cukup memuaskan, selain stabil osilator tersebut menghasilkan sinyal yang kuat. Karena itu bagian osilator dipakai tanpa modifikasi. Transistor di Tingkat penyangga pertama (Buffer 1) yang semula menggunakan C2053, diganti dengan transistor C930, tipe dengan harga yang jauh lebih murah dan mudah diperoleh dipasaran. Untuk keperluan itu nilai R6 diganti menjadi 10K, untuk memberi bias yang sesuai bagi transistor C930.

Kapasitor 33pF pada kaki kolektor transistor penyangga diganti dengan trimmer C8 bernilai 5-60pF untuk mempermudah penalaan. Transistor di Tingkat penyangga kedua (Buffer 2) yang semula C710 diganti pula dengan C930, dan kapastor pada kolektornya juga diganti dengan trimmer C11 bernilai 5-60 pF. Pada keluaran tingkat kedua diberi tambahan induktor dan kapasitor yang berfungsi sebagai penyesuai impedansi, sehingga Impedansi keluaran dari penyangga tingkat akhir yang kurang lebih 380 Ohm dirubah menjadi 50 Ohm.


Gambar 2. Skema rangkaian Exciter

Saat merakit sebaiknya jangan tergesa-gesa dengan mengerjakan langsung secara
keseluruhan, tapi kerjakan tiap bagian agar adanya kesalahan dapat diketahui lebih awal.

Bagian pertama yang dikerjakan adalah osilator, setelah selesai dirakit dapat langsung dicoba, dengan cara menyalakan radio FM pada gelombang yang kosong dan atur volume radio sehingga suara desis terdengar jelas (akan lebih mudah jika dipakai radio yang mempunyai indikator tuning). Putar inti dari koker (L1) kekanan sampai maksimal. (Dengan memutar koker kekanan frekuensi yang dihasilkan osilator makin rendah.) Nyalakan pemancar FM, putar inti koker kekiri sampai desis pada radio FM hilang atau sampai indikator tuning menyala. Jika didapatkan sinyal yang kuat dan stabil, osilator dari pemancar ini telah bekerja dengan baik.

Bagian selanjutnya dapat mulai dirakit, setelah selesai dirakit, hubungkan rangkaian exciter (Gambar 2) seperti diagram Gambar3. Nyalakan catu daya dan putar kedua trimmer (C8 dan C11) pada penyangga secara bergantian sampai didapatkan daya paling besar dan SWR paling kecil. Kalau rangkaian exciter bekerja dengan baik, akan didapatkan daya kurang lebih 0,25 Watt.


Gambar 3. Diagram blok pengetesan exciter

Sampai tahap ini exciter sudah siap pakai. Untuk mendapatkan daya yang lebih besar lagi dapat dapat ditambahkan rangkaian booster 12 Watt, sehingga akan jarak jangkauan pancaran meningkat sampai 7 kali lipat.


Gambar 4. Skema rangkaian booster

Rangkaian booster 12 Watt pada Gambar4, terdiri dari dua tingkat penguat transistor yang masing-masing bekerja pada kelas C, masomg-masing input dan output penguat transistor ini diberi rangkaian penyesuai impedansi.

Penguatan tingkat pertama memakai transistor C1970. Rangkaian Penguatan ini mempunyai penguatan daya 9,2dB (8 kali), sehingga dari exciter berdaya 0,25 W seharusnya bisa dihasilkan daya 2 W. Pada kenyataannya dari keluaran penguatan tingkat pertama ini hanya menghasilkan daya 1,75 Watt, hal ini disebabkan adanya kerugian dari rangkaian matching network.

Penguatan tingkat kedua memakai transistor C1971. Rangkaian Penguat ini mempunyai penguatan daya 10dB (10 kali). Sehingga daya dari tingkat pertama yang 1,75 W bisa diperkuat menjadi 17,5 W. Pada kenyataannya daya dari penguatan tingkat kedua hanya mencapai 12,5 Watt. Hal ini disebabkan adanya kerugian dari rangkaian matching network dan keterbatasan dari transistor C1971.

Karena panas yang dihasilkan kedua transistor cukup besar maka jangan lupa memasang pendinginan yang cukup.

Setelah booster selesai dirangkai selanjutnya booster dapat dicoba dan ditala, dengan merangkai exciter, booster, SWR & Power Meter dan Dummy Load seperti Gambar 5. Sebelum catu daya dinyalakan, semua trimmer pada booster diputar pada posisi tengah. Pastikan catu daya yang dipakai dapat memberikan arus lebih dari 3 Ampere. Amati power meter. Power meter seharusnya menunjukkan daya beberapa watt. Putar trimmer pada booster dimulai dari bagian input sampai didapatkan daya paling besar. Ulangi beberapa kali. Seharusnya akan didapatkan daya sampai 12W.


Gambar 5. Diagram blok pengetesan booster

Dari pengukuran didapatkan kebutuhan arus adalah 2,2 Ampere dan daya maksimal yang dapat dicapai adalah 12,5 Watt. Daya yang terlalu besar tentu saja akan memperpendek umur transistor tingkat akhir. Untuk itu disarankan untuk menurunkan daya keluaran dengan menurunkan tegangan supply menjadi 12 Volt.

Prinsip Kerja Optocoupler

Bagi rekan rekan teknisi yang sudah berpengalaman mungkin sudah tidak asing lagi dengan komponen yang satu ini. Optocoupler merupakan komponen yang berfungsi untuk mengatur feedback yang masuk ke STR / Transistor / IC power pada bagian power supply.

Optocoupler
ini biasanya digunakan pada TV yang belum terlalu lama diproduksi.

Optocoupler ini juga berperan dalam proses start up TV serta juga berfungsi sebagai penyetabil tegangan output power supply switching. Tapi saya yakin kebanyakan teknisi juga banyak yang tidak mengerti bagaimana cara kerja dari Optocoupler.


Optocoupler adalah suatu komponen penghubung (coupling) yang bekerja berdasarkan picu cahaya optic. Optocoupler terdiri dari dua bagian yaitu :
  1. Pada transmitter dibangun dari sebuah LED infra merah. Jika dibandingkan dengan menggunakan LED biasa, LED infra merah memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap sinyal tampak. Cahaya yang dipancarkan oleh LED infra merah tidak terlihat oleh mata telanjang.
  2. Pada bagian receiver dibangun dengan dasar komponen Photodiode. Photodiode merupakan suatu transistor yang peka terhadap tenaga cahaya. Suatu sumber cahaya menghasilkan energi panas, begitu pula dengan spektrum infra merah. Karena spekrum infra mempunyai efek panas yang lebih besar dari cahaya tampak, maka Photodiode lebih peka untuk menangkap radiasi dari sinar infra merah.

Ditinjau dari penggunaanya, fisik optocoupler dapat berbentuk bermacam-macam. Bila hanya digunakan untuk mengisolasi level tegangan atau data pada sisi transmitter dan sisi receiver, maka optocoupler ini biasanya dibuat dalam bentuk solid (tidak ada ruang antara LED dan Photodiode). Sehingga sinyal listrik yang ada pada input dan output akan terisolasi. Dengan kata lain optocoupler ini digunakan sebagai optoisolator jenis IC.

Prinsip kerja dari optocoupler adalah :

  • Jika antara Photodiode dan LED terhalang maka Photodiode tersebut akan off sehingga output dari kolektor akan berlogika high.
  • Sebaliknya jika antara Photodiode dan LED tidak terhalang maka Photodiode dan LED tidak terhalang maka Photodiode tersebut akan on sehingga output-nya akan berlogika low.
Lalu bagaimana proses kerjanya pada rangkaian TV!!!
Sekarang coba kita perhatikan pada salah satu contoh rangkaian power supply di bawah ini


Bisa kita perhatikan bahwa optocoupler merupakan penghubung / perantara IC STR dan rangkaian MICOM melalui transistor pada jalur power.

Cara kerjanya sederhana, pada saat TV dalam keadaan standby dan kita tekan power pada remote / TV maka pada pin power MICOM akan memberikan sinyal ke transistor lalu ke KA 431 ( semacam diode zener 3 kaki) untuk menyalakan optocoupler dan kemudian optocoupler akan men-drive pin feedback pada STR sehingga STR memulai proses switching dan kemudian TV pun menyala normal. Ini adalah proses pada saat menyalakan TV.

Tidak bisa saya sebutkan disini berapa tepatnya tegangan yang mengalir karena penerapan pada beberapa merk Tv kemungkinan berbeda tapi secara garis besar prinsipnya sama.

Lalu coba kita perhatikan lagi ternyata pin 1 pada optocoupler juga dikoneksikan dengan output transformator switching sehingga pada saat tegangan output switching berubah tegangan yang mengalir ke photodiode pada optocoupler juga akan berubah seiring dengan perubahan output switching yang selanjutnya akan berubah pula cahaya yang diberikan ke receiver di optocoupler dan tegangan yang mengalir ke F/B pada STR akan berubah sebanding dengan perubahan pada tegangan output power supply. Dan untuk selanjutnya F/B pada STR inilah yang kemudian menstabilkan tegangan output pada kisaran 125V ( tergantung merk dan ukuran TV).

Ini adalah proses pada saat menyetabilkan tegangan output menggunakan optocoupler.

Lalu apa saja kerusakan yang mungkin timbul karena kerusakan komponen ini, berdasarkan pengalaman penulis kerusakan yang mungkin timbul adalah TV matot ( mati total ), TV stand by, gambar menyempit, transformator flyback bunyi. Untuk dua kerusakan terakhir yang saya sebutkan agak jarang.

Power Suply (Catu Daya)


Prinsip Kerja Catu Daya Linear

Perangkat elektronika mestinya dicatu oleh suplai arus searah DC (direct current) yang stabil agar dapat bekerja dengan baik. Baterai atau accu adalah sumber catu daya DC yang paling baik. Namun untuk aplikasi yang membutuhkan catu daya lebih besar, sumber dari baterai tidak cukup. Sumber catu daya yang besar adalah sumber bolak-balik AC (alternating current) dari pembangkit tenaga listrik. Untuk itu diperlukan suatu perangkat catu daya yang dapat mengubah arus AC menjadi DC. Pada tulisan kali ini disajikan prinsip rangkaian catu daya (power supply) linier mulai dari rangkaian penyearah yang paling sederhana sampai pada catu daya yang ter-regulasi.

PENYEARAH (RECTIFIER)

Prinsip penyearah (rectifier) yang paling sederhana ditunjukkan pada gambar-1 berikut ini. Transformator (T1) diperlukan untuk menurunkan tegangan AC dari jala-jala listrik pada kumparan primernya menjadi tegangan AC yang lebih kecil pada kumparan sekundernya.
Pada rangkaian ini, dioda (D1) berperan hanya untuk merubah dari arus AC menjadi DC dan meneruskan tegangan positif ke beban R1. Ini yang disebut dengan penyearah setengah gelombang (half wave). Untuk mendapatkan penyearah gelombang penuh (full wave) diperlukan transformator dengan center tap (CT) seperti pada gambar-2.
Tegangan positif phasa yang pertama diteruskan oleh D1 sedangkan phasa yang berikutnya dilewatkan melalui D2 ke beban R1 dengan CT transformator sebagai common ground.. Dengan demikian beban R1 mendapat suplai tegangan gelombang penuh seperti gambar di atas. Untuk beberapa aplikasi seperti misalnya untuk men-catu motor dc yang kecil atau lampu pijar dc, bentuk tegangan seperti ini sudah cukup memadai. Walaupun terlihat di sini tegangan ripple dari kedua rangkaian di atas masih sangat besar.
Gambar 3 adalah rangkaian penyearah setengah gelombang dengan filter kapasitor C yang paralel terhadap beban R. Ternyata dengan filter ini bentuk gelombang tegangan keluarnya bisa menjadi rata. Gambar-4 menunjukkan bentuk keluaran tegangan DC dari rangkaian penyearah setengah gelombang dengan filter kapasitor. Garis b-c kira-kira adalah garis lurus dengan kemiringan tertentu, dimana pada keadaan ini arus untuk beban R1 dicatu oleh tegangan kapasitor. Sebenarnya garis b-c bukanlah garis lurus tetapi eksponensial sesuai dengan sifat pengosongan kapasitor.


Kemiringan kurva b-c tergantung dari besar arus (I) yang mengalir ke beban R. Jika arus I = 0 (tidak ada beban) maka kurva b-c akan membentuk garis horizontal. Namun jika beban arus semakin besar, kemiringan kurva b-c akan semakin tajam. Tegangan yang keluar akan berbentuk gigi gergaji dengan tegangan ripple yang besarnya adalah :

Vr = VM -VL

dan tegangan dc ke beban adalah Vdc = VM + Vr/2

Rangkaian penyearah yang baik adalah rangkaian yang memiliki tegangan ripple (Vr) paling kecil. VL adalah tegangan discharge atau pengosongan kapasitor C, sehingga dapat ditulis :

VL = VM e -T/RC

Jika persamaan (3) disubsitusi ke rumus (1), maka diperole

Vr = VM (1 – e -T/RC)

Jika T <<>-T/RC  1 – T/RC

sehingga jika ini disubsitusi ke rumus (4) dapat diperoleh persamaan yang lebih sederhana :

Vr = VM(T/RC)

VM/R tidak lain adalah beban I, sehingga dengan ini terlihat hubungan antara beban arus I dan nilai kapasitor C terhadap tegangan ripple Vr. Perhitungan ini efektif untuk mendapatkan nilai tegangan ripple yang diinginkan.

Vr = I T/C

Rumus ini mengatakan, jika arus beban I semakin besar, maka tegangan ripple akan semakin besar. Sebaliknya jika kapasitansi C semakin besar, tegangan ripple akan semakin kecil. Untuk penyederhanaan biasanya dianggap T=Tp, yaitu periode satu gelombang sinus dari jala-jala listrik yang frekuensinya 50Hz atau 60Hz. Jika frekuensi jala-jala listrik 50Hz, maka T = Tp = 1/f = 1/50 = 0.02 det. Ini berlaku untuk penyearah setengah gelombang. Untuk penyearah gelombang penuh, tentu saja frekuensi gelombangnya dua kali lipat, sehingga T = 1/2 Tp = 0.01 det.

Penyearah gelombang penuh dengan filter C dapat dibuat dengan menambahkan kapasitor pada rangkaian gambar 2. Bisa juga dengan menggunakan transformator yang tanpa CT, tetapi dengan merangkai 4 dioda seperti pada gambar-5 berikut ini


Sebagai contoh, anda mendisain rangkaian penyearah gelombang penuh dari catu jala-jala listrik 220V/50Hz untuk mensuplai beban sebesar 0.5 A. Berapa nilai kapasitor yang diperlukan sehingga rangkaian ini memiliki tegangan ripple yang tidak lebih dari 0.75 Vpp. Jika rumus (7) dibolak-balik maka diperoleh.

C = I.T/Vr = (0.5) (0.01)/0.75 = 6600 uF

Untuk kapasitor yang sebesar ini banyak tersedia tipe elco yang memiliki polaritas dan tegangan kerja maksimum tertentu. Tegangan kerja kapasitor yang digunakan harus lebih besar dari tegangan keluaran catu daya. Anda barangkali sekarang paham mengapa rangkaian audio yang anda buat mendengung, coba periksa kembali rangkaian penyearah catu daya yang anda buat, apakah tegangan ripple ini cukup mengganggu. Jika dipasaran tidak tersedia kapasitor yang demikian besar, tentu bisa dengan memparalel dua atau tiga buah kapasitor


Bagian Bagian Mesin Pendingin

1. Hermetic atau Compresor.
2. Condenser.
3. Strainer atau saringan.
4. Pipa kapiler.
5. Komponen pcb.
6. Fan indoor unit.
7. Fan outdoor unit.

Hermetic atau compressor adalah bagian penting dalam mesin pendingin, bila terjadi kerusakan pada bagian ini anda akan mengeluarkan biaya yg sangat besar. Bila tegangan listrik didaerah anda naik turun/tidak stabil, saya sarankan anda menggunakan stabilizer untuk menormalkan tegangan listrik dirumah anda, karena tegangan listrik yg tidak stabil atau turun naik adalah salah satu faktor penyebab kerusakan compressor.
Condenser berfungsi sebagai pembuang panas freon yg keluar dari pipa tekan/discharge sebuah compressor dengan bantuan sebuah fan motor yg berdaun kipas sebanyak 4 buah, hawa panas itu dibuang selama ac split dioperasikan.
Strainer atau saringan didalamnya terdapat filter untuk menyaring kotoran dalam freon agar tidak masuk kebagian pipa kapiler.
Pipa kapiler adalah pipa yg lubangnya berdiameter kecil sekali, berfungsi sebagai pengubah freon yg semula berbentuk gas dan merubahnya kedalam bentuk cair.
Komponen pcb berfungsi untuk mengatur operasional sebuah ac split dengan remote control.
Fan motor indoor unit berfungsi untuk menghembuskan hawa dingin yg berada pada evaporator.
Fan motor outdoor unit berfungsi membuang panas freon yg berada pada condenser.

Cara Mengetahui Kerusakan Pada Defleksi (YOKE)

Gambar Defleksi
Buat Rekan-rekan PEMULA! Televisi yang mengalami kerusakan pada defleksi/yoke biasanya ditandai dengan raster/gambar yang menciut atau menyempit di sisi kanan dan kiri layar,disertai kepulan asap di belakang CRT pada beberapa merk tv kadang-kadang disertai dengan suara denging dari flyback. Ada juga ditandai dengan mati/rusaknya Transistor penguat Horizontal karena terlalu berebihan menahan beban dari defleksi/yoke yang sudah short. Berdasarkan pengalaman saya,penyebab utama kerusakan pada defleksi/yoke adalah jamur yang berasal dari proses pengembunan yang terjadi di sekitar CRT,dimana udara panas yang ada di dalam tv bercampur dengan udara dingin dari luar box tv yang akhirnya menjadi titik-titik embun yang menempel pada karet-karet penyangga defleksi yang akhirnya membuat suhu di sekitar defleksi menjadi lembab ketika tv sudah di matikan,bebaslah sang jamur tumbuh disana yang kemudian menggerogoti coil defleksi sedikit demi sedikit yang akhirnya sampai di coil inti,bila sudah terlalu banyak coil yang terkelupas lapisan emailnya,saat tv dihidupkan akan terjadi loncatan listrik di antara coil-coil tadi sehingga defleksi menjadi short dan terbakar. Saat penggantian defleksi baru,karet-karet penyangga lebih baik tidak usah di pasang kembali karena akan menimbulkan masalah baru(hanya untuk defleksi yang terbakar). Adapun nilai hambatan pada tiap defleksi/yoke pun berbeda-beda,untuk bagian horizontalnya mulai dari 1,2ohm sampai 5ohm (setahu saya sih he he...),sedangkan untuk bagian vertikal mulai dari 14ohm sampai 17ohm. Untuk pengukurannya bisa menggunakan multitester digital maupun model jarum,saklar selektor pada posisi OHM kisaran 200 (digital) 1* (jarum), probe hitam tempelkan pada pin horizontal yang kanan dan probe merah pada pin horizontal yang kiri,display menunjukan nilai hambatan harus diatas 1,2ohm,kalau dibawah nilai tersebut kemungkinan gulungan horizontal short.Untuk gulungan bagian vertikal,probe hitam tempelkan pada pin vertikal kanan dan probe merah pada pin vertikal kiri,display menunjukan nilai hambatan berkisar 14ohm sampai 17ohm.Short pada gulungan bagian vertikal sangat jarang terjadi. Demikian sekelumit ulasan dari saya,semoga semakin menambah pengetahuan bagi rekan-rekan kita yang masih pemula, bagi rekan-rekan profesional yang ingin menambahkan ulasannya di tunggu di kolom komentar he he he..... SUKSES BUAT KITA SEMUA

Bagian - Bagian Kulkas

Diagram Kulkas

Diagram kulkas
Lemari es Freezer dapat membekukan atau menjadikan sesuatu menjadi Es di setiap bagiannya. Biasanya , lemari es jenis ini digunakan untuk kegiatan wirausaha , seperti penjual es batu atau es lilin. Tidak seperti kulkas biasanya kulkas Freezer memiliki evaporator di setiap raknya. Jadi kulkas freezer mampu membekukan lebih banyak dibandingkan lemari es non freezer.

Kompresor
Kompresor merupakan bagian terpenting di dalam kulkas . Apabila di analogikan dengan tubuh manusia, kompresor sama dengan jantung yang berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh begitu juga dengan kompresor. Kompresor berfungsi memompa bahan pendingin keseluruh bagian kulkas.

Kondensor
Kondensor adalah alat penukar kalor untuk mengubah wujud gas bahan pendingin pada suhu dan tekanan tinggi menjadi wujud cair. Jenis kondensor yang banyak digunakan pada teknologi kulkas saat ini adalah kondensor dengan pendingin udara. Yang digunakan pada sistem refrigrasi kulkas kecil maupun sedang. kondensor seperti ini memiliki bentuk yang sederhana dan tidak memerlukan perawatan khusus .saat lemari es bekerja kondensor akan terasa hangat bila dipegang.

Filter


Evaporator
Evaporator berfungsi menyerap panas dari benda yang di masukkan kedalam kulkas, kemudian evaporator menguapkan bahan pendingin untuk melawan panas dan mendinginkannya. Sesuai fungsinya evaporator adalah alat penguap bahan pendingin agar efektif dalam menyerap panas dan menguapkan bahan pendingin, evaporator di buat dari bahan logam anti karat, yaitu tembaga dan almunium.

Thermostat
Thermostat memiliki banyak sebutan antara lain temperatur kontrol dan cool control. Apapun sebutannya, thermostat berfungsi mengatur kerja kompresor secara otomatis bedasarkan batasan suhu pada setiap bagian kulkas. Bisa dikatakan, thermostat adalah saklar otomatis berdasarkan pengaturan suhu. Jika suhau evaperator sesuai dengan pengatur suhu thermostat, secara otomatis thermostat akan memutuskan listrik ke kompresor.


Heater
Hampir keseluruan kulkas nofrost dan sebagian kecil kulkas defrost dilengkapi dengan pemanas ( heater ). Pemanas berfungsi mencairkan bunga es yang terdapat di evapurator . selain itu pemanas dapat mencegah terjadinya penimbunan bunga es pada bagian rak es dan rak penyimpan buah di bawah rak es


Fan / Kipas
Fan atau kipas angin berguna untuk menghembuskan angin . Pada kulkas ada dua jenis fan yaitu :
  1. Fan evaporator Berfungsi menghembuskan udara dingin dari evaporator keseluruh bagian rak ( rak es , sayur ,dan buah ).
  2. Fan kondensorkipas angin ini diletakkan pada bagian bawah kulkas yang memiliki kondensor yang berukuran kecil yang berfungsi mengisap atau mendorong udara melalui kondensor dan kompresor . selain itu berfungsi mendinginkan kompresor

Tip Kerusakan TV

AIWA A14-S1
GAMBAR GELAP MESKIPUN BRIGHT DAN CONTRAST DI BESARKAN,TETAP SAJA TIDAK KONTRAS.GANTI R ABL R614 :150K

AIWA C20 KER
GAMBAR HANYA RASTER ATAU JIKA ADA ,HANYA SEBENTAR DAN LANGSUNG HILANG. ATAU WARNA HANYA HITAM PUTIH.GANTI IF AFT : 656

SHARP C14JO
GAMBAR KECIL HANYA BEBERAPA SENTIMETER DITENGAH SAJA.RASTER HANYA KOSONG/BINTIK.KESALAHAN TERJADI PADA JALUR 12V.GANTI Q604 UNTUK CATUAN 12VOLT YG JUGA MENUJU KE TUNER.

SHARP EXPRESSION 51X220

tAMPIL TANPA GAMBAR DENGAN POSISI SUARA HIDUP.KADANG KEMBALI KE STANDBY ( PROTEK ).GANTI R PEMBATAS UNTUK 180V R621 :1 OHM

SANSUISV-2050J
GAMBAR TAMPAK FILCKER DAN BERGETAR DI SERTAI GARIS-GARIS TEBAL BERWARNA GELAP.GANTI c 708 : 220/50V, C 517 DAN 518 : 100/160V.JIKA DISERTAI TIMBULNYA KILATAN -KILATAN CAHAYA KECIL DARI ATAS KE BAWAH ,GANTIGANTI CF902 : 503 ATAO 500

SANYO CAP3002
MATI.DENGAN KONDISI TR.HOR SHORT. BILA DIGANTI TR.REG NYA ,TEGANGAN B+ MELUNJAK HINGGA 200V LEBIH.KERUSAKAN PADA R555 47KOHM BAGIAN OPTOCOUPLER

SANYO CG21 XS2
TV TERKUNCI PADA POSISI STANDBY.POWER MAU START TAPI KEMBALI PROTEK.PUTUSKAN JUMPER J830 ATAU GANTI FBT.

DIGITEC DM172021
TIDAK DAPAT MENYIMPAN PROGRAM SAT DI SEARCH MESKI TRAFO AFT (9074) DAN VIF(9073) BAGUS.GANTI D712 ZENER 5VOLT DEKAT IC MEMORY MN12C201D

DIGITEC BLACK BEAUTY BB2071

TEGANGAN 300V DAN 115V ADA,FBT START HANYA SEKEJAP,TEG 12V UNTUK IC OSC.HOR ADA.TV TETAP TIDAK START.GANTIC76 :180N DI REGULATOR

DIGITEC / POLYTRON DM 143031

LAMBAT UNTUK START , DI SERTAI GAMBAR YG BERKEDIP DAN BERGOYANG SERTA MENYEMPINYA LEBAR GAMBAR.GANTI C518 :100/35V. c514 : 330/35V. C515 :680/560pF. R511 :5KOHM/1%. R517 : 15KOHM/1%

DIGITEC DM143031A
PERTAMA KALI DINYALAKAN GAMBAR TAMPAK PUTIH POLOS.DENGAN SEMUA TOMBOL PANEL TAK BERFUNGSI.TERUKUR TEGANGAN UNTUK 22V HANYA ADA 12V DAN TEGANGAN 12V HANYA TERUKUR 10VOLT.GANTI R557 :330 OHM/1 WATT

POLYTRON/DIGITEC BLACKBOX SERIES
TV HANYA GARIS VERTIKAL BERDIRI.DENGAN KONDISI KOMPONEN BAGIAN HORISONTAL; C 2,2/160V DAN R 3K9/2W PUTUS.GANTI C 390 ATAU470n/250V

POLYTRON GRANDMASTER GM 1481

GAMBAR TIDAK SINKRON DAN TAMPAK LOGO DARI STASIUN TV TAMPAK DI TENGAH-TENGAH DI BATASI GARIS HITAM TEBAL ATAS BAWAH.GANTI R452 :50KOHM 1/8 WATT

POLYTRON/DIGITEC
MENGGUNAKAN IC TDA 8360/61.KERUSAKAN HANYA GARIS HORISONTAL MENDATAR SAJA.MESKI IC VERTIKALNYA NORMAL.GANTI R 401 : 2M2 OHM POLYTRON

MINIMAX SERIES MX1452G
TV HANYA KADANG KADANG MAU START DAN SULIT UNTUK MENYALA.GANTI C507 : 10/50 DENGAN 47/100V

SOLITRON SM37-98
POWER SUPPLY TIDAK START.B+ HANYA 45 VOLT.GANTI D81 : ZENER 4V7 FUJITEC

FTC 1459
GAMBAR/RASTER MENGECIL DI KIRI DAN KANAN.WARNA MENJADI HITAM PUTIH.TERJADI DROP DI TEGANGAN B+.GANTIC 517 :33/160V

JVC K SERIES AV-KT21T2

RASTER BAGIAN ATAS TERDAPAT GARIS-GARIS BLANKING PUTIH SETEBAL 2 CM.GANTI C 428 :100UF/50V.

JVC C 20 RNS
TV SERING KEMBALI KE POSISI STAND BY.MESKI TOMBOL POWER DAN PROGRAM DI TV DI PENCET TV TETAP TIDAK DAPAT START.GANTI R751 : 100KOHM

AKARI 20M88R
RASTER MEMBESAR DAN MENGECIL TAK KARUAN.GANTI D809 IN4148 REGULATOR AKARI CTV14 TIDAK ADA SUARA,KERJA IC ZILOG NORMAL.IC TA 8690AN BAGUS.GANTI Q06 : C3289.

AKARI14-20
TRANSISTOR REGULATOR (D1710) SELALU PUTUS BILA BARU DI GANTI TANPA SEMPAT MENYALA.KERUSAKAN TERJADI PADA BAGIAN FEDBACK OPTOCOUPLER YAITU R810 : 47KOHM YANG NILAINYA MEMBESAR. JIKA GAMBAR TIDAK STABIL SERING TIMBUL GARIS-GARIS SEPERTI OSC HOR TIDAK TEPAT.GANTI C DRIVER HORISONTAL 10uF/100V

JHONSON CTV147
GAMBAR CACAT BAGIAN VERTIKAL DI SERTAI GARIS -GARIS BLANKING DI 3/4 BAGIAN ATAS.DAN BILA VOLUME DI BESARKAN,GAMBAR TAMPAK SEMAKIN PARAH BERGOYANG TAK STABIL.GANTI C119 :470/50V

SONY KV20XXX
JIKA POWER DIHIDUPKAN GAMBAR KOSONG HANYA RASTER DAN SUARA LANGSUNG FULL.GANTI R627 : 4,7 OHM UNTUK SUPPLY 5,5V

SAMSUNG CS 5085
GAMBAR VERTIKAL BAGIAN BAWAH KURANG DISERTAI DENGAN GARIS-GARIS TAK MENENTU.SERTA TIMBUL SUARA MELENGKING PADA SAAT STANDBY. GANTI C407 : 330/50V

PANASONIC GOLDSOUND TC-SERIES

GAMBAR HANYA GARIS VERTIKAL MENDATAR JIKA KONDISI TERANG/NORMAL.TAPI NORMAL JIKA KONDISI BRIGHT DI REDUPKAN. GANTI R 525 : 120K / 470K

GOLDSTAR SOUNDMAX

TV STANDBY DENGAN POSISI LAMPU LED BERKEDIP-KEDIP.GANTI DIODA RU2K DI DEKAT STR 6707 DENGAN D IN4007.GANTI PULA C 330ATAU470/35.

GOLDSTAR/LG
TV SERING MATI SENDIRI KE POSISI STANDBY,JIKA POWER REMOTE DI NYALAKAN TV DAPAT KEMBALI HIDUP.TAPI KEMBALI MATI SETELAH SEKIAN JAM KE POSISI STANDBY.GANTI ELCO DRIVER HOR 10UF/100V

CRYSTAL
TV HANYA STANDBY TANPA TAHU PENYEBABNYA. GUNAKAN REMOTE,TEKAN TOMBOL POWER PADA REMOTE DAN TOMBOL OK BERSAMAAN DAN TAHAN HINGGA TV DAPAT START DENGAN SENDIRINYA.

PHILLIPS GR1225
TV LAMBAT UNTUK START.TERDENGAR SUARA MENCUIT PADA FBT.KEMUDIAN TIMBUL GAMBAR TAMPAK GELAP DENGAN DI SERTAI GARIS -GARIS HORISONTAL.DI SUSUL KEMUDIAN SUARA YG BELAKANGAN MUNCUL.ganti c5524 :82n/100V DAN C254 :220uF/35V

SHARP 21 BN1
GAMBAR TAMPAK KURANG KONTRAS.DI SERTAI WARNANYA YANG TAMPAK SMEARING.KERUSAKAN TERJADI PADA JALUR 9v YANG HANYA TERUKUR 6v.GANTI Q605 :D882 REGULATOR DARI 16V KE 9 VOLT.DARI PIN 7 KAKI FBT

FUJI ELECTRIC FCH-2100

GAMBAR DAN SUARA SANGAT LEMAH SEPERTI TANPA MEMAKAI ANTENNA.AUTO SEARCH TIDAK BEKERJA,FINE TUNING JUGA TAK BERPENGARUH.WARNA TETAP HITAM PUTIH.GANTI X-TAL 4,43

INDOTECH 20"
PADA SAAT PERTAMA DINYALAKAN GAMBAR TERANG SESAAT DAN LANGSUNG GELAP.PENGATURAN KONTRAS TIDAK BERFUNGSI.KERUSAKAN TERJADI PADA BAGIAN ABL R314 : 12OKOHM SANTEC C1428
TV POSISI STANDBY TOMBOL PANEL DAN REMOTE TAK BERFUNGSI.GANTI X-TAL PROGRAM : 10M ( 10.000 )

SANKEN BAZZONEYE ST 2181
TV HANYA POSISI STANDBY.REMOTE DAN TOMBOL PANEL TAK BERFUNGSI.TEGANGAN UNTUK 24 V DAN 12V DROP.GANTI C 541 :100/35 DAN C 553 : 470/16V

Cara Penggantian Kompressor Kulkas

Bila anda tidak mengetahui besarnya kapasitas compressor/pk lemari es yg akan anda ganti, sebaiknya anda mencatat kode/type lemari es tersebut lalu anda tanyakan pada showroom merk lemari es tersebut. bila compressor yg akan anda ganti kapasitasnya kebesaran atau kekecilan akan membuat kinerja lemari es tersebut bekerja tidak maksimal. perlu juga anda ketahui pengisian freon pada lemari es, tidak semudah melakukan pengisian freon pada ac split.

Ini dikarenakan lemari es menggunakan pipa kapiler yg ukurannya berbeda dengan pipa kapiler yg digunakan pada ac split dan ac window.
dengan pipa kapiler yg berukuran kecil membuat rentan terhadap kebuntuan aliran freon jika ada kotoran yg terbawa pada saat freon mengalir.
ganti strainer dan pipa kapiler dengan yg baru bila anda ingin mengganti compressor yg rusak dengan compressor yg baru.

Alat yg dibutuhkan untuk mengganti compressor lemari es adalah :
1. alat-alat pengelasan yaitu tabung lpg dan tabung oksigen.
2. manifold.
3. freon 12 atau freon 134A tergantung pada data spesifikasi yg ada pada lemari es.
4. pentil pengisian freon.
5. perak/kawat las tembaga.
6. pemotong pipa/cutter
7. flare-nut/flereng
8. tools/kunci perkakas


Compressor lemari es ada dua macam yaitu:
1. compressor piston
2. compressor rotary
compressor piston banyak dipakai pada lemari es satu pintu dan dua pintu, tapi pada lemari es dua pintu ada juga yg memakai compressor jenis rotary. Dalam hal kwalitas sudah jelas compressor jenis pistonlah yg paling handal dibandingkan dengan compressor jenis rotary.

saya pernah mengganti compressor lemari es dengan jenis rotary, pada hari pertama sampai hari ketiga, lemari es tidak ada masalah(dalam keadaan dingin/normal). Pada hari keempat lemari es mengalami kebuntuan aliran freon pada pipa kapiler yg menyebabkan compressor rotary mengalami kerusakan pada bagian klep compressor. Mau tidak mau saya harus mengganti compressor yg rusak itu dengan compressor yg baru kembali. Tapi tidak saya ganti dengan type compressor yg sama, saya menggantinya dengan compressor berjenis piston walaupun saya harus membuat dudukan tambahan karena ruang dudukan compressor rotary yg begitu sempit. Karena compressor rotary pada lemari es berbentuk tabung dan berposisi horizontal dalam penempatannya.

compressor piston pada lemari es, pipa keluarannya ada yg tiga buah dan lima buah. Adapun pipa-pipa yg keluar tiga buah adalah:
- satu pipa tekan/discharge.
- satu pipa hisap/suction.
- satu pipa untuk pengisian freon.

pipa-pipa yg keluar lima buah adalah:
- satu pipa tekan/discharge
- satu pipa hisap/suction
- satu pipa untuk pengisian freon.
- dua pipa untuk pendinginan oli compressor yg terletak pada bagian bawah compressor.

Sebelum kita melepaskan compressor yg rusak yaitu dengan cara memanaskan sambungan pipa tekan dan sambungan pipa hisap dengan menggunakan alat pengelasan. Dan sebelum anda melakukan pelepasan pipa yg berada dibagian compressor, cabut kabel-kabel yg menuju ke compressor dan pastikan freon pada sistem pendingin/lemari es, sudah anda buang !!! semuanya. Yaitu dengan cara memutuskan ujung dari pipa ukuran 1/8 (panjang sekitar 10 cm) yg berada pada strainer atau membuangnya lewat pentil pengisian freon.

Setelah compressor terlepas dari dudukannya pasang compressor yg baru, bila compressor yg anda ganti menggunakan starting capassitor berarti ada tiga kabel yg menuju ke terminal compressor, jika tidak menggunakannya berarti hanya dua kabel yg menuju ke compressor.
saya sarankan sebelum melakukan pengelasan, coba dulu menjalankan compressor.
sebab bila ujung pipa sudah di las, compressor mengalami kerusakan/macet kita tidak dapat menukarnya kembali.

bila compressor dapat beroperasi barulah anda melakukan pengelasan pada pipa tekan dan pipa hisap. bila jalur pipa tekan terbuat dari besi, sewaktu anda mengelas pergunakan boraks agar jalur pipa tekan dapat menyatu dengan pipa tekan tembaga yg keluar dari comppressor.

setelah pengelasan pipa hisap dan pipa tekan sudah selesai, beralih pada pengelasan pentil pengisian freon. sewaktu melakukan pengelasan pentil, buka pentil agar seal/karet tidak meleleh terkena hantaran panas, setelah terpasang dan lap dengan kain basah agar hawa panas pada pentil menghilang, setelah itu pasang kembali pentil seal dan kencangkan.

beralih ketahap pemasangan strainer, terserah anda mau memakai strainer isi silica gel atau strainer kosong/tanpa isi silica gel. strainer, lubang pengeluaran untuk pipa kapiler ada yg 2 lubang dan 1 lubang (yg dua lubang satunya buat vakum, pasang kapiler 10 cm dan ujungnya biarkan terbuka jgn dilas.) bila pipa kapiler yg berada pada lemari es anda tidak dapat diganti/heat exchanger (pipa kapiler berada didalam jalur pipa hisap/suction) dan pipa kapiler mengalami kebuntuan, anda dapat menggantinya dengan cara melepaskan evaporator yaitu dengan cara memanaskan dengan alat las, tapi sebelumnya luruskan pipa kapiler agar lebih mudah menarik evaporator keluar.

pada type lemari es jaman sekarang jalur pipa suction/hisap dan kapiler dipress didalam body lemari es tersebut. bila anda ingin mengganti pipa kapiler bisa lewat jalur pembuangan air atau membolongi body kulkas dengan bor listrik, tapi hati-hati jangan sampai mengenai pipa condenser. jadi jalur pipa suction dan pipa kapiler berada diluar body lemari es.

setelah strainer dan pipa kapiler terpasang/sudah dilas, vakum lemari es dengan mesin vakum sampai angka 30" bila anda tidak mempunyai mesin vakum, lakukan vakum melalui lubang strainer. bila sudah divakum dan jarum pada manifold tidak naik keatas berarti tidak ada kebocoran pada sambungan pipa dicompressor, strainer dan pipa kapiler yg baru saja anda las.
tapi bila jarum manifold masih naik keatas berarti masih ada kebocoran, cari sampai ketemu kebocoran tersebut. cara penggunaan manifold sudah saya pernah tulis, silahkan baca terlebih dahulu yg belum mengerti cara penggunaan manifold.

setelah tidak ada ruang kebocoran, operasionalkan lemari es, buka kran manifold pada meter biru kearah kiri sambil melihat jarum yg ada pada manifold dan isi freon secara perlahan-lahan sampai jarum menunjukan angka 20 psi, kemudian stop. (lakukan berulang-ulang jangan langsung isi sampai 20 psi agar compressor tidak cepat panas) chek juga ampere compressor dengan clamp meter/tang ampere.

liat sudah berapa tekanan freon yg sudah kita isi, sambil mendengarkan apakah ada desiran aliran freon dievaporator. bila ada berarti aliran freon berjalan lancar, isi kembali sampai evaporator rata dipenuhi salju(ini untuk lemari es satu pintu) untuk lemari es dua pintu kita bisa melihatnya dari hembusan fan motornya dibagian pintu atas bila sudah mengeluarkan kabut berarti proses pendinginannya sudah maksimal.

untuk pengisian freon lemari es tidak dapat dilakukan secara cepat dan mudah seperti mengisi freon pada ac split dan dibutuhkan kesabaran bila ternyata setelah kita isi satu jam kemudian aliran freon mengalami kebuntuan. untuk mengetahui lemari es yg mengalami kebuntuan, sewaktu kita melakukan pengisian freon dan manifold sudah menunjukan tekanan 10 psi lalu cabut steker lemari es dan lihat apa jarum manifold naik keatas melebihi dari 10 psi?
bila jarum dapat naik keatas berarti aliran freon pada sistem berjalan lancar.

Membuka Hotel Mode TV Sharp Wonder, Universe

Hotel Mode TV
Pada hari ini tanggal 14 Juli kedatangan TV Sharp universe type 14W20 dengan kerusakan menu auto/manual search chanel tidak bisa di akses,juga menu CH-SETTING.Kerusakan seperti ini ditandai dengan menu CH-SETTING yang berubah warna menjadi ungu dimana normalnya hijau.Sebenarnya hal seperti ini karena fungsi HOTEL MODE pada tv dalam posisi ON/aktif sehingga secara otomatis menonaktifkan fungsi AUTO/MANUAL/CHANEL SETTING.Mungkin anda secara tidak sengaja mengkombinasikan tombol unik dengan remote control karena remote tertindih badan anda waktu ketiduran menonton tv,atau mungkin karena remote control dibuat mainan oleh balita anda.Untuk mengatasi masalah ini ikuti langkah-langkah berikut:pertama gunakan remote control dan tekan tombol MENU gulir ke FEATURE gulir lagi ke BLUE BACK posisi ON kemudian tekan dan tahan tombol -/-- selama 5 detik,kemudian masukan password 1379 kemudian tekan tombol V+ untuk menonaktifkan HOTEL MODE.Cara ini untuk tv Sharp Wonder/Universe yang sudah memiliki fitur STEREO,sedangkan untuk fitur MONO melalui langkah berikut:gunakan remote control dan tekan tombol FUNCTION berulang-ulang sampai di LANGUAGE set ke ENGLISH lalu tekan tombol -/-- dan masukkan password 1379 lalu non-aktifkan HOTEL MODE dengan menekan V+. Dengan langkah-langkah di atas, permasalahan susah mengakses AUTO/MANUAL/CHANEL SETTING pun bisa teratasi,semoga bermanfaat bagi rekan-rekan teknisi semua,tetap semangat dan sukses buat anda semua,terima kasih.

RESET KODE TV CRYSTAL


TV CRYSTAL terkadang dan bahkan sering mengalami masalah pada IC memorynya.Yaitu kondisi dimana TV tidak mau start (hanya standby) meskipun tombol power di remote sudah di tekan berkali-kali .Kejadian ini sering saya dapat kan jika musim hujan dan petir.Dugaan saya kerusakan ini terjadi karena pesawat TV terkena induksi petir dari jala-jala listrik atau antena.Tapi juga tidak jarang terjadi dengan sendirinya.
Pertama saya selalu mengganti IC memorinya yg bertype : 81DC (sebenarnya IC ini adalah IC memory umum yaitu 24c08,dan yg bertype 41DC adalah 24co4).
Kalau anda tidak mempunyai cadangan memory "asli"nya atau yang telah terprogram,maka tidak ada jalan lain,kita harus me-reset ulang secara otomatis.Dengan catatan IC memory tidak rusak secara fisik atau short.
Triknya adalah sebagai berikut : hidupkan TV dan biarkan pada posisi standby ( protek), ambil remote controlnya ; Tekan tombol OK dan tombol Power pada remote ,tahan sekitar 3 detik,tunggu sampai TV otomatis menyala.
Periksa keadaan gambar dan suara,apabila ada yg tidak normal, segera masuk ke menu service mode untuk menyetel ulang parameter-parameter utama.Karena bila tidak,suatu saat TV akan kembali terprotek kembali.
Disini saya sering mendapatkan kasus ini pada type C-201 (20") dan C -1401 (14").
Untuk masuk ke mode servis, pada posisi standby tekan bersamaan vol(+) dan VOL(-) pada tv dan tahan hingga tv menyala otomatis ke posisi service mode.
Ternyata trik inilah yang sering membantu saya dimeja kerja.
Mudah-mudahan berguna bagi anda .

TV Menu Servis Kode

TOSHIBA : TEKAN MUTE DI REMOTE SEKALI,KEMUDIAN TEKAN LAGI DAN TAHAN MUTE + MENU DI TV .ULANGI UNTUK PROSES BERIKUTNYA
TEKAN MENU DIREMOTE-TEKAN ANGKA 4,7,2,5
TEKAN VOL(-) DI TV -TEKAN DAN TAHAN ANGKA 9
SANYO : MENU DI REMOTE + VOLUME UP TV
LG FLATRON: TEKAN OK DIREMOTE + OK DI TV atau MENU REMOTE + MENU DI TV
TCL : TEKAN DISPLAY (OSD) DIREMOTE + VOLUME DOWN DI TV ,tahan 3 detik
PHILLIPS : POSISI TV STNDBY,TEKAN 0,6,2,5,9,MENU
POLYTRON : POSISI TV STNDBY, TEKAN DAN TAHAN MENU DI REMOTE HINGGA TV MENYALA MASUKAN KODE ANGKA 1013.
PANASONIC : SHORT (KONEK SESAAT) PIN 'FA-1' KE 'FA-2' ATAU TP-8 KE GROUND
PANASONIC TX SERIES :TEKAN VOL(-) DI TV + OSD
SHARP : SHORT KAKI (PIN)6 DAN PIN 7 SESAAT PADA IC MCU (TDA 98XXX).UNTUK KELUAR SHORTKAN KEMBALI
SHARP EXPRESSION : HUBUNGKAN ATAU JEPIT DUA KAWAT /JUMPER J800 ( ADA DISEBELAH TUNER ) YG PCB- TELAH DISEDIAKAN LUBANG DAN DUA JUMPER SEJAJAR.
CRYSTAL : POSISI TV STNDBY,TEKAN VOLUME UP + VOLIME DOWN PADA TV BERSAMAAN DAN TAHAN HINGA TV ON
AKARI: TEKAN SLEEP DI REMOTE + MENU TVSAMSUNG : POSISI STANDBY TEKAN DI REMOTE : MENU - PSTD - MUTE - POWER ON
SAMSUNG PLANO :POSISI STANDBY, TEKAN DI REMOTE : DISPLAY-MENU-MUTE-POWER ON
SAMSUNG PLANO DIGITAL HD100: STANDBY-DISPLAY-MENU-MUTE-POWER
ATAU : STANDBY-MUTE-1-8-2-POWER ON
AKIRA,FUJITEC,BOOMBA:
DAN BEBERAPA MEREK CHINA YANG LAINNYA YG MENGGUNAKAN IC PROGRAM TYPE LC8632XX SERIES : TEKAN MENU DI REMOTE DUAKALI - RECALL (Q.VIEW) - MUTE.
TV CHINA LAINNYA ( KCL,MITOCHIBA,BAZZOMBA) TEKAN VOLUME DI TV HINGGA NOL.TEKAN RECCAL DI REMOTE SEKALI, TEKAN DAN TAHAN VOLUME ( - ) DI TV BERSAMAAN DENGAN TEKAN KEMBALI RECALL DI REMOTE..ulang proses tersebut untuk masuk ke sub menu selanjutnya sampai ke posisi keluar menu servis.
AIWA : TOMBOL MENU SERVISNYA ADA DI DALAM REMOTE DI ATAS TOMBOL VOLUME (+),BONGKAR DAHULU.
JVC : TEKAN DAN TAHAN BERSAMAAN OSD+MUTE
ATAU TEKAN DAN TAHAN OSD+PICTURE
HITACHI: TEKAN DAN TAHAN TOMBOL AVDI TV, HIDUPKAN POWER SWITCH TV
SONY : STANDBY- OSD - 5 - VOL(-) - POWER ON
RCA/THOMSON : TEKAN DAN TAHAN TOMBOL VT DI TV + POWER SWITCH ON TV.

LINK KAWAN

Pengikut